Jawa Tengah

Pasar Seni Baluwarti menyajikan kerajinan dan seni Keraton Surakarta

Pasar Seni Baluwarti menjadi tujuan wisata alternatif bagi para pelancong yang singgah di Keraton Surakarta Hadiningrat.

Tepat di depan pintu masuk Museum Keraton Surakarta, tepat di Wedangan Projo, pasar dadakan ini juga menggairahkan pariwisata di kawasan Keraton Surakarta.

“Ini merupakan terobosan bagi kami warga Baluwarti yang memiliki ciri ekologis atau kedaerahan yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia bahkan dunia, mungkin ada daerah di keraton lain juga, tapi kami pastikan ada yang unik di Solo yaitu Baluwarti. Desa Wisata,” kata tim media promosi Kampung Baluwarti Solo. , Valent Carollina, Minggu (24/7).

Valent mengatakan, keunikan Kampung Baluwarti di kawasan Keraton Surakarta itu terlihat dari SMK UNS yang akan dijadikan laboratorium pariwisata.

Ketua Program Studi D3 Bisnis Perjalanan Sekolah Vokasi UNS, Dr. Deria Adi Wijaya mengatakan telah menjalin kerjasama dengan akademisi dan praktisi sejak tahun 2020, salah satu program yang menempatkan mahasiswa KKN tematik di Desa Wisata Baluwarti.

“Harapannya akademisi, praktisi, komunitas dan media dapat menginspirasi dunia seni dan pariwisata di masa depan, khususnya di desa wisata Baluwarti. Dan salah satu programnya adalah menjadi tuan rumah Pasar Seni Baluwarti,” kata Dr. Deria.

Direktur Utama Pasar Seni Baluwarti Naufal Mutashim mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dan mendukung Desa Wisata Baluwarti selama enam bulan.

“Semua potensi yang ada di Baluwarti kita perkuat, mulai dari kuliner, kerajinan atau kerajinan tangan dan seni. Semuanya ada di sini dan akan kita ubah menjadi pariwisata,” kata Naufal.

Pasar Seni Baluwarti pertama diadakan pada 23-24 Juli 2022 di Wedangan Projo, salah satu rumah etnis tua yang menjadi Sekretariat Desa Wisata Baluwarti.

Banyak kegiatan yang dilakukan, seperti B. bazar kerajinan tangan dengan praktek kerajinan tangan, bazar kuliner khas keraton, dan kesenian berupa lomba geguritan. Juga mewarnai, melukis dan peragaan busana untuk anak-anak. Di Baluwarti, sebanyak 18 UKM telah bergabung di Desa Wisata Baluwarti.

“Kami juga biasa melakukan pelatihan guide (pemandu wisata) dan digital marketing, kami ingin seluruh masyarakat berdaya secara ekonomi. Dari sinergi antara akademisi, stakeholder pariwisata, stakeholder seni dan masyarakat,” kata Naufal.

Source: www.rmoljawatengah.id

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button