PPKM Dicabut, Tempat Wisata Kini Terisi 100 Persen: Okezone Travel - WisataHits
Jawa Tengah

PPKM Dicabut, Tempat Wisata Kini Terisi 100 Persen: Okezone Travel

PPKM Dicabut, Tempat Wisata Kini Terisi 100 Persen: Okezone Travel

PEMERINTAH Kabupaten Malang mengatakan destinasi wisata di Kabupaten Malang, Jawa Timur diharapkan okupansi 100 persen setelah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut.

Bupati Malang M. Sanusi mengatakan, setelah Presiden Joko Widodo mencabut penerapan kebijakan PPKM pengendalian penyebaran COVID-19, sektor pariwisata bisa berfungsi maksimal.

“PPKM sudah dicabut, tempat wisata boleh menerima 100 persen kunjungan wisatawan,” kata Sanusi seperti dikutip DI BAWAHJumat (20/1/2023).

BACA JUGA:Tahun Baru Imlek Bingung Mau Kemana? Lihatlah opsi target di bawah ini!

Sanusi mengatakan, meski pemerintah kini telah mencabut kebijakan PPKM, wisatawan yang melakukan perjalanan, khususnya yang berkerumun, diimbau untuk tetap menggunakan protokol kesehatan seperti pemakaian masker.

Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang cukup terpukul oleh pandemi COVID-19 akibat pembatasan aktivitas masyarakat. Dengan dicabutnya PPKM diharapkan sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Malang dapat bangkit kembali.

BACA JUGA:Tren liburan tidak terencana di Indonesia meningkat 14 persen, Bali menjadi tujuan wisata yang populer

“Di masa pandemi, pariwisata di Kabupaten Malang sangat terdampak karena tidak boleh ada keramaian. Saat ini dengan dicabutnya PPKM sudah mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut akan mencapai tiga juta kunjungan pada tahun 2022. Jumlah ini diharapkan dapat meningkat pada tahun 2023 ketika PPKM dicabut.

Ikuti Berita Okezone di Berita Google

Daerah Kabupaten Malang memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Beberapa destinasi wisata di kawasan tersebut antara lain Desa Wisata Pujon Kidul, termasuk sejumlah pantai di kawasan Malang selatan.

Pada 30 Desember 2022, Presiden Joko Widodo resmi mencabut kebijakan PPKM yang sebelumnya diterapkan untuk menekan penyebaran virus Corona di tanah air. Pembatalan kebijakan PPKM tersebut dilaksanakan atas arahan Menteri Dalam Negeri (Imendagri).

ilustrasi

Pemerintah menyebut hanya ada 1,7 kasus per sejuta penduduk di Indonesia per 27 Desember 2022 dengan positivity rate 3,35 persen. Tercatat jumlah kasus harian COVID-19 sebanyak 685 kasus pada 29 Desember 2022.

Kondisi ini memang jauh lebih terkontrol dibanding tahun lalu ketika puncak prevalensi virus Corona varian Delta di Indonesia mencapai 56.000 pada Juli 2021 dan 64.000 pada Februari 2022 akibat varian Omicron.

Source: news.google.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button