Info lur! Rest area Jogja-Solo dan Tol Gilimanuk didesain berbeda
solo –
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengatakan, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tol baru Solo-Jogja-YIA Kulon Progo dan tol Gilimanuk-Mengwi di Bali akan berbeda dengan yang lain. Tol Solo-Jogja akan memiliki pintu keluar tol di dekat desa wisata.
Nantinya, pintu keluar tol dari masing-masing jalan tol ini akan dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru dengan desa wisata untuk menggali potensi masing-masing daerah dan masyarakat setempat, kata Kepala BPJT Danang Parikesit. detikfinance, Selasa (29/11/2022).
Hal itu disampaikan Danang saat berbicara tentang bagaimana pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen untuk menciptakan layanan berkualitas untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan tol.
Danang mengatakan pelayanan ini harus didukung dengan keberadaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di jalan tol yang sesuai dengan indikator Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Dengan dukungan peningkatan pelayanan untuk lingkungan jalan tol yang lebih baik, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memperhatikan TIP sebagai aspek kenyamanan dan keselamatan berkendara,” ujarnya.
Dia mengatakan, Kementerian PUPR dan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (AJTI) sedang berupaya menghadirkan model bisnis TIP sebagai ruang komersial di bidang infrastruktur publik. Model pengembangan bisnis ke depan adalah pengembangan TIP Transit Hub yang dapat diterapkan sedemikian rupa sehingga dapat langsung terintegrasi antar moda transportasi.
“Contoh Tol Cibitung – Cilincing adalah lahan untuk pembangunan TIP seluas kurang lebih 40 hektar yang terhubung dengan area peti kemas untuk memaksimalkan pelayanan kendaraan logistik ke pelabuhan. Juga ada rencana pengembangan Tol TIP Jagorawi dan LRT Jabodetabek yang berdekatan dengan TMII sehingga dapat memberikan nilai tambah yang terintegrasi dan berkembang lebih baik,” ujar Danang.
Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2021 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol diharapkan dapat menjadi pendorong kualitas pelayanan di jalan tol dan para tenant di dalamnya.
“Saya juga berharap ada program pembinaan dan pengemasan produk bagi para penyewa (UMKM) sehingga semakin baik terwujud sinergi antara pemerintah, BUJT, pengelola TIP, penyewa dan pemangku kepentingan lainnya dan bekerja sama dalam hal ini dengan Kementerian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf),” ujarnya.
Simak video “Alasan Tambang Tanah Uruk Proyek Tol Jogja Solo Disegel Satpol PP”.
[Gambas:Video 20detik]
(ams/aplikasi)
Source: news.google.com