Disparbud Trenggalek Optimalkan Peningkatan Sektor Pariwisata di Pesisir Selatan, Begini Kondisi Terbarunya
Trenggalek, zeitungsmemo.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek mengefektifkan perbaikan sejumlah kerusakan infrastruktur di destinasi wisata di pesisir selatan setelah diterjang bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Optimalisasi itu dilakukan untuk mendukung operasional sektor pariwisata.
Kepala Disparbud Trenggalek Sunyoto mengatakan, banjir bandang yang melanda Kabupaten Watulimo beberapa waktu lalu berdampak pada sejumlah destinasi wisata di sana. Pasalnya, infrastruktur beberapa destinasi wisata di kawasan pesisir rusak.
“Misalnya di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Karanggongso. Air dari darat yang masuk ke laut membuat celah aliran air di area pasir di beberapa tempat, namun kami sudah melakukan perbaikan dengan padding. Kemudian ada kelokan sungai di kawasan wisata Gua Lowo yang ambruk dan beberapa lokasi kerusakan lainnya,” katanya, Rabu (11 September).
Baca Juga: Report Pak Yes, Forum Dorong Birokrasi Menjawab Saran Masyarakat Lamongan
Namun, lanjut Sunyoto, pasca banjir bandang yang melanda kawasan pesisir selatan pada 12 Oktober dan 4 November, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk memperbaikinya. Saat ini kawasan wisata unggulan Trenggalek sudah bisa berfungsi normal.
“Kami berusaha untuk memperbaikinya sesegera mungkin agar dapat digunakan dengan aman untuk perjalanan secara keseluruhan. Namun, ada poin-poin tertentu yang perlu diperbaiki dalam jangka panjang. Misalnya perbaikan slab di sungai di Gua Lowo membutuhkan anggaran yang cukup besar, jadi bertahap,” imbuhnya.
Meski aman untuk bepergian, pihaknya mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan ke pantai selatan Trenggalek untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, sejumlah infrastruktur jalan menuju kawasan pesisir rawan longsor akibat seringnya curah hujan. Selain itu, di pesisir selatan juga sedang dikembangkan jalur Watulimo – Tulungagung bagian selatan.
Baca Juga: Diduga Lapuk Pohon Tumbang di Jalan Bengawan Solo Kota Blitar, Tidak Ada Korban Jiwa
“Kami telah meningkatkan tujuan. Namun, saat infrastruktur jalan menuju tempat tujuan, seperti yang kita ketahui bersama, jalannya agak licin karena sering hujan. Kami menghimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan ke sana untuk lebih berhati-hati,” pungkasnya.
Perlu diketahui, bencana hidrometeorologi telah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek, salah satunya Kecamatan Watulimo yang merupakan sentra unggulan destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek. Bagi sektor pariwisata khususnya, dampak banjir, selain sejumlah infrastruktur yang rusak, juga membuat jumlah kunjungan wisatawan turun drastis.
Source: news.google.com