Kinerja KA barang terus meningkat - WisataHits
wisatahits

Kinerja KA barang terus meningkat

Piknikdong.com – Selain memiliki usaha angkutan penumpang, Kereta Api Indonesia juga memiliki usaha angkutan barang di Pulau Jawa dan Sumatera.

Angkutan kargo KAI pada 2022 hingga November mencapai 52,6 juta ton. Jumlah ini meningkat 14,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar 46,1 juta ton.

Kinerja KA barang terus meningkatSalah satu pilar KAI di masa pandemi, kinerja angkutan barang terus meningkat, foto: KAI.id

Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, mengatakan angkutan kargo KAI menjadi salah satu penopang bisnis di saat angkutan penumpang terus tumbuh stabil pascapandemi.

“KAI melayani berbagai produk angkutan barang seperti peti kemas, batu bara, semen, BBM, CPO, pupuk, retail dan lain-lain.

Angkutan barang dengan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti kecepatan, keamanan, kapasitas besar, tidak ada pungutan liar dan dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional,” ujarnya.

kata Joni.

Peningkatan angkutan barang terbesar pada tahun 2022 akan terjadi pada batubara, yaitu meningkat sebesar 5,8 juta ton atau meningkat sebesar 16%, dari 35,3 juta ton menjadi 41,1 juta ton.

Ada juga peningkatan angkutan peti kemas sebesar 687.000 ton, naik 18% dari 3,7 juta ton menjadi 4,4 juta ton.

Tren positif juga terjadi pada komoditas lain seperti CPO, BBM, semen, retail dan lainnya.

Faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan berbagai komoditas tersebut antara lain didorong oleh penambahan fasilitas dan pengoperasian kereta barang.

Untuk angkutan batu bara, KAI menambah fasilitas berupa gerbong baru. Sedangkan untuk angkutan peti kemas, KAI meningkatkan perjalanan KA.

Angkutan kargo KAI di Pulau Jawa hingga November 2022 didominasi oleh 4,2 juta ton peti kemas.

Diikuti angkutan BBM 1,5 juta ton dan semen 1,3 juta ton. Sedangkan untuk Sumatera, angkutan barang didominasi batu bara sebanyak 40,7 juta ton diikuti semen sebanyak 1,8 juta ton.

Saat ini komposisi angkutan barang KAI didominasi oleh angkutan batubara di Pulau Sumatera.

85% dari total volume angkutan barang KAI berada di Sumatera atau 44,7 juta ton.

KAI akan terus berinovasi untuk meningkatkan volume dan kinerja angkutan barang kereta api.

KAI menargetkan volume pengangkutan sebesar 105 juta ton pada tahun 2027. KAI secara bertahap akan menambah jumlah gerbong barang untuk memenuhi target peningkatan volume.

KAI juga terus mencari potensi hubungan pengangkutan barang dan kargo baru.

Inovasi lainnya, KAI akan mengembangkan stasiun sebagai ekosistem layanan untuk menyediakan layanan gudang transit berbasis rel.

Terkait dengan teknologi informasi, KAI akan mengembangkan sistem aplikasi yang memungkinkan KAI dan mitranya lebih mudah memantau data dan pergerakan barang secara real time.

Pada prinsipnya, KAI siap memberikan kontribusi maksimal untuk distribusi logistik nasional secara aman, lancar, dan efisien.

KAI juga mendukung program pemerintah yang akan menerapkan Zero ODOL (over dimension over load) pada tahun 2023.

Kebijakan ini tentunya akan berdampak positif bagi keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan rusak dan meningkatkan daya saing global.

tutup Joni.

Source: www.piknikdong.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button