Desa Parerejo sedang membangun pasar wisata dengan keistimewaan
TERLETAK Desa Parerejo terletak strategis di jalur Malang-Surabaya. Untuk itu, Pemerintah Desa Parerejo (Pemdes) mengembangkan pasar desa wisata.
Pasar ini bahkan harus diresmikan akhir bulan ini. Tujuan pemerintah desa adalah agar pasar menjadi tempat menjual produk UMKM, makanan dan minuman yang berhubungan dengan produk khas desa Parerejo yaitu tempe.
Mohammad Maskur, Kepala Desa Parerejo, mengatakan pasar desa wisata yang diberi nama “Pasar Tempe Parerejo” ini dirintis karena letaknya yang strategis. Juga karena banyak penduduk lokal yang menghasilkan berbagai jenis produk UMKM.
DIREKTUR EKONOMI: Mohammad Maskur, Kepala Desa Parerejo (empat depan dari kanan) bersama warga yang membuat produk UMKM dan aparat desa setempat. (Foto: Istimewa)
“Jadi ada tempat dimana produk UMKM bisa dipajang untuk warga desa Parerejo, termasuk produk tempe yang menjadi ciri khas desa ini,” ujarnya.
Ada 4 kios dan juga alun-alun food court yang hanya bisa digunakan oleh pengendara untuk berbelanja oleh-oleh atau istirahat. Juga untuk rapat. Harapannya, pasar wisata ini dapat meningkatkan perekonomian warga desa Parerejo.
“Dengan adanya pasar wisata ini. Kami juga berharap pemerintah memperhatikan perbaikan jalan di jembatan yang lebih layak,” harapnya.
TERLETAK Desa Parerejo terletak strategis di jalur Malang-Surabaya. Untuk itu, Pemerintah Desa Parerejo (Pemdes) mengembangkan pasar desa wisata.
Pasar ini bahkan harus diresmikan akhir bulan ini. Tujuan dari pemerintah desa adalah agar pasar menjadi tempat dimana produk UMKM, makanan dan minuman yang berhubungan dengan produk khas desa Parerejo yaitu tempe dijual.
Mohammad Maskur, Kepala Desa Parerejo, mengatakan pasar desa wisata yang diberi nama “Pasar Tempe Parerejo” ini dirintis karena letaknya yang strategis. Juga karena banyak penduduk lokal yang menghasilkan berbagai jenis produk UMKM.
DIREKTUR EKONOMI: Mohammad Maskur, Kepala Desa Parerejo (empat depan dari kanan) bersama warga yang membuat produk UMKM dan aparat desa setempat. (Foto: Istimewa)
“Jadi ada tempat dimana produk UMKM bisa dipajang untuk warga desa Parerejo, termasuk produk tempe yang menjadi ciri khas desa ini,” ujarnya.
Ada 4 kios dan juga alun-alun food court yang hanya bisa digunakan oleh pengendara untuk berbelanja oleh-oleh atau istirahat. Juga untuk rapat. Harapannya, pasar wisata ini dapat meningkatkan perekonomian warga desa Parerejo.
“Dengan adanya pasar wisata ini. Kami juga berharap pemerintah memperhatikan perbaikan jalan di jembatan yang lebih layak,” harapnya.
Source: radarbromo.jawapos.com